Politik

Program Makan Bergizi Gratis Akan Dimulai pada Januari 2025

Sumber Foto: Partai Gerindra Bali

 

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa pemerintah akan mulai melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Januari 2025.

Sebelum program MBG dijalankan, Bima mengingatkan bahwa ada beberapa konsep dan uji coba yang perlu dipersiapkan matang, terutama terkait dengan anggaran yang harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.
”Itu yang nomor satu. Nomor dua kesehatan, pastikan makanan itu memenuhi asupan gizi. Dan yang ketiga, ada manfaat secara ekonomi bagi masyarakat dan bagi warga, dan itu membutuhkan kolaborasi,” ujar Bima
Bima mengatakan bahwa kolaborasi dengan pihak ketiga, seperti corporate social responsibility (CSR), juga sangat diperlukan untuk mendukung program tersebut.
Untuk itu, Bima memberikan apresiasi kepada perusahaan pelat merah maupun swasta yang mau terlibat langsung dalam program Makan Bergizi Gratis.
”Kita mengapresiasi apabila ada pihak ketiga yang bisa ikut memberikan bantuannya karena bantuan CSR itu kan biasa untuk program pemerintah,” tuturnya.
Di sisi lain, Wamendagri mengungkapkan bahwa beberapa daerah telah melaksanakan uji coba program MBG dengan baik, termasuk yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumut.

“Saya kira provinsi ini luar biasa, kita apresiasi semuanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hariqo Satria Wibawa, menyatakan bahwa melalui program Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo Subianto bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

“Makan Bergizi Gratis adalah salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Melalui program ini, Presiden ingin mengurangi kesenjangan gizi, meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia, dan membentuk SDM unggul yang mampu bersaing di masa depan. Kami ingin memastikan kesiapan SPPG untuk memulai program ini secara serentak pada 2 Januari 2025,” ungkap Hariqo.

Hariqo menambahkan bahwa Presiden ingin memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan makanan sehat yang mencukupi gizi mereka. Diharapkan, pada tahun 2025, pelajar dan santri dapat menjadi generasi emas yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (YK/dbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button